6 Tips Menjauhkan Anak dari Tindak Kekerasan

6 Tips Menjauhkan Anak dari Tindak Kekerasan - Kekerasan yang dialami oleh anak di masa kecil tentunya dapat membuat anak menjadi trauma. Meski begitu, trauma seperti itu dapat di atasi. Peran keluarga sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Berikut tips pencegahan kekerasan pada anak dikutip dari detikHealth.

Tips Menjauhkan Anak dari Tindak Kekerasan

6 Tips Menjauhkan Anak dari Tindak Kekerasan


1. Komunikasi dengan Anak

Perbanyaklah komunikasi dengan anak. Berbicara dari hati ke hati kepada anak dapat membuat anak mau berbicara dengan jujur kepada orang tuanya, terutama ibu. Terkadang orang tua akan lebih mudah marah jika anak berkata jujur jika mereka melakukan kesalahan. Menurut dr. Fransiska, lebih baik hindari amarah dan lebih menghargai kejujuran pada anak.

2. Kenalkan Bagian Tubuh

Meski masih kecil, anak-anak tetap harus diberi tahu tentang bagian tubuh yang penting. Agar lebih mudah, orang tua bisa mengajarkan bagian tubuh mana yang harus tertutup pakaian dan bagian tubuh mana yang tidak perlu ditutup oleh pakaian. Dengan begitu anak akan lebih mengerti bagian tubuh mana yang boleh disentuh oleh orang lain dan mana yang tidak.

3. Katakan 'Tidak!'

Setiap anak tentunya memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang memiliki sifat pemberani dan ada yang pemalu. Meski begitu, setiap anak tetap harus diajarkan untuk menjadi seseorang yang lebih berani dan lebih percaya diri. Dengan memiliki percaya diri yang kuat, anak akan lebih mudah untuk mengatakan tidak pada orang lain.

4. Dampingi Anak dalam Menonton Tayangan

Kecanggihan teknologi saat ini dapat memudahkan semua orang untuk mendapatkan informasi secara instan. Begitu juga dengan anak-anak. Anak-anak memiliki sifat mudah mempelajari hal baru, termasuk barang elektronik. Dengan begitu, anak-anak dapat lebih mudah untuk mendapatkan tayangan seperti yang mereka mau.

Oleh karena itu, anak-anak perlu dibimbing dalam memainkan serta menonton tayangan elektronik. Apalagi saat ini tayangan orang dewasa lebih banyak dibandingkan tayangan anak-anak.

5. Nilai Moral dan Agama juga Penting bagi Anak

Tak hanya nilai-nilai sosial saja yang perlu dimiliki oleh anak, nilai moral dan agama juga penting diberikan bagi tumbuh kembang anak. Nilai agama dan nilai moral yang diberikan tentu harus sesuai dengan umur anak.

6. Komunikasikan dengan Guru

Saat sedang berada di sekolah, orang tua tentunya tidak dapat mengawasi anak mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk selalu berkomunikasi dengan guru sekolah. Komunikasi dengan guru di sekolah dapat membantu orang tua mengetahui tumbuh kembang anak selama di sekolah. Selain itu, orang tua juga dapat berdiskusi dengan guru mengenai perubahan sifat anak yang dirasa tidak wajar.