4 Langkah Efektif Sisihkan Gaji

4 Langkah Efektif Sisihkan Gaji

4 Langkah Efektif Sisihkan Gaji - Baru saja awal bulan, namun gaji sudah habis tanpa sisa. Ya, banyak dari Anda yang mungkin merasakan hal itu.

Sambil santai dan mumpung awal bulan bulan dan baru dapat gajian, cobalah lakukan empat langkah ini sebagai salah satu cara untuk mengatur uang Anda.

Lacak dan kenali uang Anda
Anda yang masih merasa pengaturan keuangannya kacau balau atau baru memulai untuk mengatur keuangan, inilah saatnya untuk menyelidiki diri sendiri. Cobalah untuk mencari tahu kebiasaan Anda dalam mengalokasikan pendapatan selama sebulan. Bandingkan antara pemasukan dan pengeluaran yang Anda lakukan untuk sebulan terakhir.

Terkadang, seseorang menghabiskan pendapatannya pada beberapa hal, yaitu makanan, transportasi, dan rumah. Selanjutnya sisanya akan dipergunakan untuk membayar cicilan, biaya hiburan atau jalan-jalan, dan berbelanja.

Hitunglah berapa persentase dari pengeluaran-pengeluaran tersebut. Kemudian Anda akan bisa mengenali mana pengeluaran yang wajib Anda keluarkan setiap bulan, dan pengeluaran yang hanya sekedar tambahan. Syukur-syukur ada pengeluaran yang dapat dialokasikan demi tabungan dan investasi.

Bagi tiga anggaran
Setelah berhasil melacak dan mengenali alokasi uang Anda, maka saatnya Anda untuk membuat perencanaan. Bagi Anda yang sudah gajian, buatlah perencanaan anggaran yang sederhana.

Dengan bekal catatan hasil penyelidikan alokasi uang di poin pertama, dengan mudah Anda akan menemukan cara membuat perencanaan ini. Yaitu, dengan membuat alokasi tujuan belanja berdasarkan pembagian pos pengeluaran masing-masing.

Anda juga bisa membuat perencanaan anggaran tersebut dalam beberapa bagian. Mulai dari perencanaan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Perencanaan jangka pendek adalah pengeluaran yang akan dikeluarkan per bulan.

Sedangkan pengeluaran jangka menengah adalah pengeluaran untuk membeli barang yang Anda cicil kurang dari 1 tahun, misalnya saat Anda membeli ponsel menggunakan promosi cicilan kartu kredit.
Selanjutnya pengeluaran jangka panjang adalah pengeluaran seperti menabung untuk pensiun, membeli mobil, membeli rumah, atau investasi.

Miliki tujuan masa depan
Bagian ini khusus untuk pengeluaran jangka panjang. Tujuan ini sering dilupakan oleh Anda. Dan, masih banyak orang yang menganggap perencanaan keuangan sebagai sebuah hukuman atas buruknya pengaturan keuangan yang dilakukan selama ini.

Padahal dengan memiliki perencanaan keuangan jangka panjang, Anda seperti menyisipkan cara untuk meraih tujuan masa depan.
Contohnya saat Anda ingin membeli rumah. Karena belum dapat membeli secara tunai, tentu saja Anda ingin mengambilnya dengan kredit pemilikan rumah (KPR). Perencanaan anggaran yang Anda lakukan jangan dianggap sebagai hal yang mengingatkan Anda untuk tidak mampu membayar uang mukanya.

Namun, untuk membantu kemana nantinya uang Anda akan dipakai setiap bulannya. Jadi, Anda dapat menyesuaikan pengeluaran dan menabung secara teratur untuk mengumpulkan uang muka yang Anda butuhkan.

Saatnya cari tambahan
Pantau pendapatan Anda. Bandingkan pemasukan dengan pengeluaran. Bila hasilnya impas atau bahkan defisit tiap bulannya, berarti Anda perlu mencari sumber pendapatan tambahan.

Dari segala usaha yang dilakukan untuk mengatur keuangan, intinya adalah Anda dituntut agresif mengubah pola pengeluaran. Selain itu, Anda juga harus disiplin dengan perencanaan keuangan yang telah Anda buat.