The Kolor Superman: Indonesia
Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Ternyata Begini Asal Mula Kalimat "Kids Jaman Now"

Ternyata Begini Asal Mula Kalimat "Kids Jaman Now"

Asal Mula Kalimat "Kids Jaman Now" - Sekarang ini banyak sekali kalimat-kalimat gaul yang sudah tidak asing lagi di telinga kita dan yang sekarang lagi viral banget adalah kalimat "Kids Jaman Now" Pertama kali saya dengar kalimat ini sudah langsung tau artinya karena memang kalimat tersebut berbahasa Inggris dan bisa langsung tahu artinya jika di translate ke Bahasa Indonesia. Kids artinya anak-anak, jaman artinya jaman, now artinya sekarang ataupun saat ini. Jadi arti lengkap dari kalimat tersebut sebenarnya adalah kelakuan anak-anak zaman sekarang.

Kemudian saya berpikir bahwa kenapa kalimat itu digabung bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris? Saya penasaran saya searching di google siapa dan dari mana asal muasal kalimat tersebut muncul. Ternyata setelah saya baca-baca dari beberapa sumber mengatakan bahwa kalimat "Kids Jaman Now" ternyata pertama-tama muncul di akun-akun palsu dengan nama Seto Mulyadi di Facebook. Namanya juga akun palsu kita tidak begitu jelas tahu siapa orang yang sebenarnya pencetus kalimat tersebut dan kalau di telusuri satu persatu siapa yang duluan menggunakan Kalimat "Kids Jaman Now" mungkin akan rumit karena banyak banget akun palsu atas nama Seto Mulyadi.

Ternyata Begini Asal Mula Kalimat Kids Jaman Now
Kontroversi Peraturan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan

Kontroversi Peraturan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan

Kontroversi Peraturan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan - Beberapa hari ini netizen sedang diramaikan oleh salah satu berita terbaru mengenai ketentuan baru pencairan / klaim saldo JHT (Jaminan Hari Tua) di BPJS TK / Naker (Ketenagakerjaan) yang bagi sebagian besar karyawan dulu dikenal sebagai Jamsostek.

Kontroversi JHT BPJS Ketenagakerjaan

Secara ringkas aturan baru ini (efektif berlaku per 1 Jul 2015) merubah syarat utama pencairan saldo JHT dari yang semula 5 tahun dengan masa tunggu 1 bulan (dihitung sejak pertama kali terdaftar) menjadi 10 tahun. Selain itu ada beberapa syarat juga yang diubah, sehingga syarat baru klaim saldo JHT menjadi seperti dibawah ini :

(1) Berusia 56 tahun, yang artinya sudah memasuki masa pensiun;

(2) Meninggal dunia;

(3) Menjadi PNS/TNI;

(4) Meninggalkan Indonesia;

(5) Yang sudah menjadi peserta selama 10 tahun bisa mengambil JHT sampai dengan 30 persen untuk perumahan dan/atau 10 persen untuk konsumsi.

Atas perubahan ini, tentu ada yang pro dan kontra, namun berdasarkan reaksi yang muncul dari masyarakat jauh lebih banyak yang kontra.
Asal Muasal Batu Akik Fire Opal di Indonesia

Asal Muasal Batu Akik Fire Opal di Indonesia

Asal Muasal Batu Akik Fire Opal di Indonesia - Jauh hari sebelum batu akik booming seperti sekarang ini, sebenarnya sudah banyak yang mengoleksi beragam batu akik di Indonesia. Karena mumpung ada pameran di Jawa Tengah, banyak para kolektor yang ikut memajang koleksi mereka di ajang pameran, siapa tahu nanti ada yang akan laku.

Bukan main, satu batu harganya ada yang mencapai 3,4 miliar rupiah kalau ada yang mau membelinya. Harga segitu pasti bukan batu biasa, minimal biaya pembuatan mahal karena saking telitinya pengrajin akan batu yang dipahatnya, selain ada hal-hal lain yang menjadi pertimbangan mahalnya harga.

Batu akik fire opal sebelumnya tidaklah begitu terkenal. Namun sekarang banyak diburu oleh para kolektor batu akik. Kemungkinan besar selain keindahan batunya juga karena ada rasa penasaran seperti apa sih bentuk batu warisan dari Panembahan Senopati ini.

Asal Muasal Batu Akik Fire Opal di Indonesia
WNI Terpidana Mati: Arwah Saya akan Gentayangan Menuntut Balas

WNI Terpidana Mati: Arwah Saya akan Gentayangan Menuntut Balas

WNI Terpidana Mati: Arwah Saya akan Gentayangan Menuntut Balas

WNI Terpidana Mati: Arwah Saya akan Gentayangan Menuntut Balas - Zainal Abidin, satu-satunya Warga Negara Indonesia (WNI) yang bakal bergabung dalam drama eksekusi mati bersama dengan terpidana mati tahap kedua. Ia masih bersikeras dan mengaku tak pantas menerima hukuman ini.

Zainal merasa dikhianati, dan ironisnya, hal itu akan berujung kematian di tangan regu penembak bangsanya sendiri.

Selama ini, perhatian banyak terpusat ke duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dan sejumlah kisah dari terpidana mati luar negeri. Sementara, Zainal sendiri hingga 5 Maret kemarin masih memohon penangguhan eksekusi mati atas dirinya.

"Saya tidak bisa menerima perlakuan ini. Hukum tidak adil buat saya. Untuk orang-orang kecil seperti saya," tulis Zainal dalam surat yang dia buat pada 5 Maret itu.

"Apabila Bapak Jaksa Agung dan seluruh perangkat hukum yang terlibat dalam pelaksanaan eksekusi terhadap diri saya tetap memaksakan kehendak, maka arwah saya tidak tenang, gentayangan, akan menuntut balas termasuk kepada istri, anak, dan keturunannya. Ini dari lubuk hati saya yang paling dalam," tulis Zainal.

Sumber berita : http://www.jpnn.com/read/2015/03/10/291512/WNI-Terpidana-Mati:-Arwah-Saya-akan-Gentayangan-Menuntut-Balas